Tidak Pandai Berbahasa Inggris, Allegri Tepis Rumor Dirinya Berpaling ke Manchester United

Tidak Pandai Berbahasa Inggris, Allegri Tepis Rumor Dirinya Berpaling ke Manchester United

Sebagaimana yang telah diketahui bahwa kiprah Massimiliano Allegri bersama Juventus mengukir rekor apik yang bahkan mengungguli perolehan Pep Guardiola. Namun demikian, menurut prediksi bola, Massimiliano Allegri ternyata sepakat untuk mengakhiri kebersamaannya dengan Juventus setelah musim 2018-2019 tuntas. Hal itulah yang membuat pelatih berkebangsaan Italia ini, dikabarkan mendekat ke Manchester United, namun ia sendiri ternyata menepis rumor soal kedekatannya dengan tim Setan Merah tersebut.

Tidak Pandai Berbahasa Inggris, Allegri Tepis Rumor Dirinya Berpaling ke Manchester United

Bantah Rumor Berpaling ke MU, Allegri: Saya Tidak Bisa Bahasa Inggris!

Rumor bahwa Allegri sedang mendekat ke tim Man United tersebut mulai berhembus setelah Manchester United meraih serangkaian hasil buruk pada musim ini. Berdasarkan prediksi bola, di ajang Liga premiere sendiri Setan Merah baru mencatat 2 kemenangan dari 8 pertandingan yang telah dilalui. Namun dengan nada candaan, Allegri membantah akan berpaling ke Man United dengan mengaku bahwa dirinya tidak bisa berbahasa Inggris.

Publik serta prediksi bola pun mengarahkan kritikannya kepada sang pelatih, Gunnar Solskjaer. Pria asal Norwegia tersebut sempat dituding sebagai sosok yang bertanggung jawab atas penurunan performa yang signfikan dari tim Marcus Rashford dkk. Bahkan hingga isu pemecatannnya mulai ramai diberitakan. Lalu Allegri, yang menghabiskan masa-masa kejayaannya selama 5 tahun bersama Juventus, disebut-sebut sebagai salah satu kandidat terkuat untuk menggantikan Solskjaer.

Memang saat memutuskan untuk hengkang dari Juventus, Allegri pernah mengungkapkan bahwa dirinya ingin rehat setahun dua tahun dari dunia kepelatihan. Sehingga isu soal kedekatannya dengan Manchester United membuat publik cukup terkejut dan menghubungkan dengan pernyataannya pada waktu itu.

“Bahasa Inggris saya belum cukup baik. Namun saya akan tetap belajar,” ujar Allegri kepada media Polandia, Przeglad Sportowy, saat mengisi simposium Asosiasi Pelatih Sepakbola di Warsawa,” Mantan pelatih Milan ini berusaha meredam isu tersebut.

Memang betul penguasaan bahasa sangat penting bagi pria 52 tahun tersebut. Ini dikarenakan Allegri adalah tipe pelatih liberal yang lebih sering mendengar masukan dari pada berbicara lantang kepada anak asuhnya. Hal tersebut menurut Allegri jadi kunci utama kiprah dan kesuksesannya bersama Si Nyonya Tua. Selama 5 musim menunggangi Juventus, ia berhasil meraih lima gelar Liga Italia, empat trofi Coppa Italia dan berhasil dau kali menembus final Liga Champions.

Prediksi bola banyak mengatakan bagi Allegri ada dua cara untuk menjadi pelatih yang baik: otoriter dan liberal. “Saya lebih suka yang liberal saja, jadi saya lebih banyak mendengarkan daripada berbicara. Berkat pendekatan ini pula, saya bisa menerima lebih banyak informasi dari luar yang secara tidak langsung mengubah dunia saya,” sambungnya.

Ia pun berterima kasih kepada strategi yang mengubah diri dan timnya. Sambungnya lagi, “saya terkadang masih suka menepis sera meragukan validitas gagasan saya dan seringkali berdebat dengan diri saya sendiri.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *